Hikmah · Meracacacau · Uneguneg

Cinta Indonesia Untuk Palestina

tumblr_p13xhvL7gu1tx1ff5o1_540

ada banyak orang Indonesia yang saya temui pagi ini disalah satu landmark utama, ciri khas dari ibu kota negara ini :“),

ada abang abang yang sempat berjalan di depan kiri saya, di telinga sebelah kanannya nampak terpasang perhiasan telinga berwarna hitam :”),

ada juga bapak bapak, yang saat saya lewati tempatnya duduk beralaskan alas duduk waterproof gocengan, klaim bapak penjualnya. Alas ini benar benar multifungsi, bisa diletakkan dibawah saat ingin duduk, atau sebagai payung saat terik matahari atau saat rintikan prajurit Nya mulai membasahi bumi. Tak kan rugi berjualan ini :“). Bapak yang tadi ini membuat semacam asbak sederhana dari kantong kresek putih, saya melihatnya berteriak takbir dengan keras, tak lupa diiringi dengan kepalan tangan beserta lintingan tembakau dan nikotin nya kearah langit. Entah sudah berapa lama bapak ini duduk disana, yang terlihat hanya asbak sederhananya yang hampir penuh disesaki sisa putung yang tak dihabisi dan abu nya.

saat baru keluar stasiun yang terletak didaerah Menteng, pusat Jakarta saya mendapati abang abang penjual tongsis sudah berdiri eksis menawarkan dagangannya. Awalnya saya sempat heran, Lha kenapa abangnya jualan tongsis, kenapa ga jualan atribut muslim atau palestina yang lebih sesuai dengan tema nya. Selang beberapa langkah saya berjalan, saya menemukan jawabannya sendiri. Dan semakin banyak langkah diperjalanan, semakin banyak pula jawaban yang saya temukan :P.

Semakin mendekati main point tempat panggung utama, semakin sinyal internet sulit hinggap di mobile phone.

“wah iya kak, sinyal internetnya ga ada?!”
“oh mungkin, untuk meng-counter supaya pahala yang didapat, tidak menguap begitu saja karena upload photo tanpa persiapan niat yang lurus :P”

dari sekian banyak manusia Indonesia dan tingkah lakunya yang saya lihat hari ini, ada satu yang paling berkesan bagi saya pribadi :“).

 

Polisi-berjaga-di-depan-Kedutaan-Besar-Amerika-Serikat-saat-Aksi-Bela-Palestina-Ahad-17-12-2017b
pict from here

Saat melihat abang satgas berseragam PDL putih putih dari topi sampai sepatu menegur dengan sangat ramah kepada seorang bapak bapak yang terlihat menginjak rerumputan di depan bangunan tempat perwakilan USA di negri ini -yang fyi, diborder dengan sangat ketat oleh bapak bapak berseragam coklat coklat. yang padahal massa utamanya ga berkerumunan disitu, dan paling paling orang orang berkerumuan disini hanya untuk mengisi energi, karena ada dua mobil besar kalo ga salah dan tenda besar yang berspandukkan food container-.

kata-kata yang terlontar dari abang satgas yang diakhiri dengan sebuah senyuman ini seolah menunjukkan kepada bapak bapak berseragam coklat dan kepada seluruh dunia fana ini, bahwa kami yang datang pagi ini tidak ada niatan se-femtometer pun untuk merusak bangunan besar yang ada dibelakang bapak bapak berseragam coklat itu berdiri. Keutuhan rumput saja berusaha dijaga dari fitnah mata, prasangka dan lisan orang orang yang belum mengenal lebih dekat dengan dien ini :”). Apalagi keutuhan bangunan yang segede gaban itu :P.

banyaknya ragam manusia Indonesia dengan segala tingkah laku dan atribut yang dipakainya pagi ini, semuanya menunjukkan satu hal yang sama, bahwa kami Indonesia, kami cinta dan siap membuktikan cinta kami untuk baitul maqdis dan Palestina :“).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s