Belajar · Dear · Meracacacau · reblog · Selftalk · they're said · Uneguneg

Cinta yang Berdaya

pict from pinterest 🙂

mba Dea Mahfudz says

Dulu pas ada temen bilang bahwa cinta itu identik dengan kata “i will die for you”, sekarang rasanya beda. Buat gue cinta itu juga tentang menjaga diri sendiri biar tetep kuat, sehat badan, sehat pikiran juga. Biar kita bisa nemenin orang-orang yang kita sayang di saat-saat sulit.

gue jadi inget obrolan sama temen tempo hari. Intinya dia bilang ke gue,

“Kalo orang yang lo sayang ketimpa kesulitan, lo jangan ikutan drama. Lo harus waras dan ngelakuin hal paling realistis yang lo bisa buat nguatin orang yang lo sayang”

Hidup itu maraton. Kalo kita bisa ngelewatin satu ujian, di depan nanti bakal ada ujian lagi. Bukan gw suudzon sama Allah. Tapi yang namanya hidup, sunnatullahnya kayak gitu. Manusia ga mungkin hidup tanpa masalah. Yang terpenting kalo kita ada masalah, jangan tenggelam dalam tangis sampai hidup kita stuck di situ doang. Kita harus buru-buru sadar dan bertindak dengan waras.

then,
gue nyadar bahwa romantisme cinta bukan
“kalo kamu nangis, aku juga ikut nangis, kalo kamu jatuh, aku juga jatuh”

melainkan,

“kalo kamu nangis, aku yang bakal ngajarin kamu hapus air mata. Kalo kamu jatuh, aku yang bakal ngajarin kamu buat naik lagi”

kenapa ngajarin? kenapa nggak bantu?

sebab manusia punya tanggung jawab atas dirinya sendiri. Gue mau cinta gue kelak ngasih ruang buat orang yang gue sayang untuk menumbuhkan diri sendiri. Bukan cinta yang attached yang seandainya gue pergi, orang yang gue sayang bakal kehilangan segalanya sampai kehilangan semangat hidup juga.

i will try giving you the maps, the fuel,
but you have to reach your dream by your own hand.

===

and,
pak Hafidz says,

Gimana udah ketemu?” Tanya Ummiku sambil menggoda.

“Apanya, Mi?” Jawabku datar

“Kamu nih pura pura gatau, coba deh emang tipe mu yang gimana?” Beliau menanyakan kembali

“yang kuat, Mi. Pertama, karena kesuksesan laki laki itu ditentukan dari siapakah Ibunya dan siapakah Istrinya. Kemudian, karena dari awal aku sadar, aku ini tipikal yang aktif dan pengen terus terlibat dengan banyak orang diluar sana untuk memberi manfaat. Menjadi sebaik baik manusia. Di tambah aku ini insinyur Mi. Yang nature pekerjaannya akan sering pergi – pergi…” Saya mulai menjawab karena mengerti arah pertanyaannya kemana

“ …ditambah itu aku punya mimpi mimpi dalam hidup ini. Kesemuanya itu kalo tidak orang yang kuat, aku takut cuma akan menyakitinya. Dia harus kuat dan tahu apa yang harus dilakukan ketika aku tidak ada di rumah dan anak kami nanti demam, ketika listrik di rumah korslet dan tidak menyala, dia harus kuat dan memahami ketika ingin bermanja namun suaminya pergi karena urusan orang banyak. Tentulah harus seorang yang kuat dan hebat, karena semanjak akad maka cita citanya menjadi cita citaku dan tidak ada lagi kata dia dan aku, kesemuanya tentang kami.” Kataku mengakhiri sambil tersenyum.

Dan dalam hati aku berkata pada diri sendiri,

“Dan yang paling penting dari itu semua adalah, dia harus kuat, karena aku tidak akan mengajarinya untuk menjadi lemah dan payah. Sehingga ketika aku benar benar harus pergi dari sisinya dia akan tetap menjadi kuat dan hebat, melanjutkan hidupnya, merawat anak anak dan mimpi mimpi kami.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s