Belajar · challenge · Dear · reblog · Selftalk · they're said

Ngafalin aja!

oleh Naily Makarima

Begini lho. Menghafal cepat itu bukan prestasi. Menghafal lambat juga bukan kelemahan. Tapi yang terpenting ada pada keistiqomahan dalam menghafal.

Misalnya:

Kalau sehari setor hafalan satu kaca, yaudah seterusnya satu kaca. Jangan sampai ada yang bolong. Kalau dilebihkan misal 2 kaca ya gapapa. Cuma pokoknya yang satu kaca itu diistiqomahin aja terus tiap hari. Disuruh ngulang gegara ga lancar? Yasudah ngulang aja. Namanya juga lagi mendawamkan istiqomah yakan?

Terus kalau misal kita sudah hafal 5 juz keatas nih. Sehari misal komitmen dideres 1 juz, yasudah 1 juz terus tiap hari. Jangan sampai seharipun kelewat ga deres minimal 1 juz itu. Lebih lebih kalau sehari 2,3 atau 4 juz. Nanti abis subuh 2 juz, abis dhuhur 1 juz, malemnya mau tidur 1 juz, misalnya. Misal hafal sejuz, berarti komitmen sehari harus nderes 3 lembar. Ya pokoknya seharipun jangan lewatin 3 lembar itu.

Ini bukan soal keren enggaknya. Juga bukan soal berat mudahnya. Ini cuman soal kebiasaan. Kalo kerasa berat itu cuma masalah belum biasa doang kayaknya. Asli. Nanti juga kebiasa sendiri kok. Allah selalu nolong insyaAllah.

Yang terpenting, selalu bumikan hati. Seterbang apapun pujian. Sedalam apapun jatuh bangun didalam tanah. Kalau lancar jangan banggain diri berlebih lebih. Kalau ga lancar juga jangan berkecil hati. Menghafal Qur’an bukan soal sebanyak apa hafalan kita. Serius deh.

Jadi kalau mau ngafalin, yaudah ngafalin aja. Ngaji aja tiap hari. Gausah mikir lancar enggaknya. Mikir istiqomahnya aja. Yang penting tuh tiap hari ngaji aja gitu. Nanti tau tau udah 30 juz sendiri deh.

Target sih sangat perlu banget. Cuman jangan dipikir targetnya. Think about target less, do more and keep istiqomah yakan?

Kadang nih, kadang berkahnya kita bukan terletak pada banyaknya hafalan atau banyaknya deresan lho. Tapi dari keistiqomahan. Sama aja kan tiap seminggu nderes 5 juz tapi ada hari bolong yang nggak dibuat nderes?

Dan yang paling utama adalah, ikhlas. Kalau menghafal itu ikhlas buat Allah doang, pasti, dijamin seratus persen utuh, akan baik, berkah dan hasilnya keren. Dunyo akhirot insyaAllah. Begitulah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s