Tarbiyah · they're said

Hikmatus Syuyukh wa Hamastus Syabab 

(((disampaikan ust. Agus Sypriyatna pada acara ifthor jama’i. Sabtu, 17 Juni 2017 di DPD PKS Jaktim))). 

Jadilah pribadi dai yang tak sekedar ada, yang adanya dia, hadirnya dia menjadi bagian dari kemenangan dakwah. 

Adanya dia, memberi makna. Hadirnya dia, berkontribusi.

Sebagaimana para assabiqunal awwalun, 40 orang pria dan 5 orang wanita yang keberadaannya saat itu membawa makna dan memberi kontribusi. Hingga nantinya kita ketahui, dien mulia ini pernah menguasai hingga 2/3 bumi. 

Setiap dai harus memiliki karakter hikmatus syuyukh wa hamastus syabab. Keberadaannya harus senantiasa membawa inspirasi, untuk yang lebih muda darinya, yang sebaya dengannya dan juga untuk yang lebih tua darinya. 

Semangatnya tidak ia simpan sendiri. Jika semangatnya hanya untuk diri sendiri, maka untuk apa ada pertemuan pekanan? apa faedahnya bertemu dan berkumpul dalam agenda agenda jama’ah?

Salah satu kunci kemenangan dalam setiap dakwah yang kita lakukan adalah dengan menjadi pribadi yang kokoh. Apa syarat utama untuk menjadi pribadi yang kokoh? Taat kepada Allah ta’ala. Umar ibn Khattab ra pernah berkata “kita ini dimenangkan Allah karena ketaatan kita kepada Nya. Maka jika kita sedikit saja tidak taat kepada Nya, maka akan dengan sangat mudah kita dikalahkan oleh musuh musuh kita”. Kokoh itu berarti taat. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s