reblog · they're said

Niat

8344ca88308c8dee8cd56a865b8e2a89
image from here

by jurnal ramadhan

 

“Urusan atau perkara itu”, tulis Imam As Suyuthi dalam bukunya Al Asybah wan Nazhair, “Bergantung pada maksud-maksudnya”. Maka sedemikian pentingnya maksud atau niat dalam segala aktivitas manusia, hingga ada satu hadits yang disebutkan oleh Imam Bukhari sebagai mukadimah di kitab shahihnya dan diurutkan pertama oleh Imam An Nawawi dalam Arbain Nawawi-nya:

“Amal itu tergantung niatnya dan sesorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barangsiapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasulnya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasulnya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai kemana ia hijrah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Pelajarilah niat”, demikian pula pesan Yahya bin Katsir, “Karena niat itu lebih sampai daripada amal”. Karena niat yang merupakan rahasia suatu amal sekaligus ruhnya adalah penentu nilai segala perbuatan. Sebagaimana halnya dengan pernikahan, “Niat akan menentukan nilai dari pernikahan yang engkau jalani bahkan dari pernikahan yang mungkin tidak sempat kau jalani karena kematian datang lebih cepat”, jelas Ust. Moh. Fauzil Adhim dalam tulisannya, “Tetapi niatmu yang lurus dan kesediaanmu untuk berbenah mempersiapkan diri menunaikan sunnah Nabi SAW, akan menentukan apa yang engkau dapatkan dari Tuhanmu”. Niat yang lurus akan berbuah manis meskipun apa yang diniatkan tidak sempat terlaksana.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s