KisahSahabat · reblog

#lebihdekatdengansahabat 27: Abu Ayyub Al-Anshari

oleh Muhammad Akhyar

Seperti kata pepatah lama “tak kenal maka tak sayang”, pada Ramadan kali ini saya akan mencuplik beberapa kisah ringkas sahabat Rasulullah. Mengapa ringkas? Karena saya sangat menyadari di sini bukan tempatnya untuk berpanjang-panjang menguraikan sesuatu. Disajikan ringkas karena memang sifatnya perkenalan. Tentu saja untuk mengenal lebih dalam, teman-teman saya harap bisa mencari sumber lain yang pastinya bertebaran di luar sana. Oh iya, literatur yang saya gunakan untuk tulisan ini adalah “Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah” karya Khalid Muhammad Khalid yang tersohor itu. Selamat berkenalan:).

Tentu kita sudah sering mendengar tentang Rasulullah yang pernah memberi kabar bahwa Konstatinopel suatu saat akan dikuasai oleh orang-orang Muslim. Beliau menyatakan pula bahwa pasukan yang menaklukkan itu adalah pasukan terbaik dan dipimpin oleh pimpinan terbaik. Kita mengenal pemimpin pasukan itu Muhammad Al-Fatih. Lalu, apa hubungannya kisah ini dengan rangkaian ikhtiar kita untuk mengenal para sahabat Rasulullah? Tentu saja ada. Namun, kita akan menahannya sejenak, kita akan melihat dulu fragmen ketika Rasulullah baru sampai di Madinah.

Ya, jikalau kita saat itu ada di sana, kita akan melihat Rasulullah mengendarai untanya. Kita akan terpukau melihat unta tersebut berjalan di tengah barisan manusia yang penuh sesak. Tak sekadar berdesak-desakan masing-masing orang-orang tersebut berebut memegang tali kekang unta Rasulullah. Tujuannya jelas, agar Rasulullah sudi bermukim di kediaman mereka. Demi melihat hal ini Rasulullah hanya bisa berucap,

“Biarkanlah, jangan halangi jalannya, karena ia hanyalah melaksanakan perintah.”

Hingga akhirnya, bersimpuhlah unta tadi di depan kediaman Bani Malik bin Najjar. Turunlah Rasulullah dari atas untanya. Tentu saja melihat Rasulullah turun dan artinya memilih tempat itu sebagai kediamannya sementara, sang pemilik tiada lain yang ia rasakan kecuali kebahagiaan.

Sahabat ini pun maju mengambil barang muatan Rasulullah dan memasukkannya ke rumahnya. Inilah dia Abu Ayyub, cucu Malik bin Najjar. Pertemuan ini bukanlah yang pertama. Abu Ayyub adalah satu dari tujuh puluh orang Anshar yang berbaiat kepada Rasulullah di Baiat Aqabah yang kedua. Selanjutnya ketika Rasulullah telah memilih untuk menempati lantai dasar rumahnya, naiklah Abu Ayyub untuk tinggal di lantai dua rumahnya. Tak lama, ia pun menggigil. Ia tak kuasa membayangkan dirinya tidur atau berdiri di atas suatu tempat yang lebih tinggi dari Nabi. Ia lalu mendesak Nabi agar bersedia pindah ke atas. Permintaannya ini akhirnya dikabulkan oleh Rasulullah.

Inilah dia Abu Ayyub, orang yang senantiasa menyenandungkan Surat at- Taubah ayat 41,

“Berjuanglah kalian, baik di waktu lapang, ataupun di waktu sempit.”

Oleh karena itu, kita akan melihat Abu Ayyub selalu berada di dalam pasukan kaum Muslimin entahkah ketika Rasulullah masih hidup ataupun ketika masa-masa Rasulullah sudah tiada. Termasuk ketika bala tentara Islam bergerak ke arah Konstatinopel. Hanya di pertempuran kali ini, beliau mendapatkan luka yang sangat parah.

Dalam kondisi seperti ini, Yazid bin Muawiyyah, panglima pasukan kala itu, bertanya tentang keinginannya. Dari mulutnya yang mulia itu, kita akan mendapat jawaban yang sama sekali tak terbayangkan. Ia meminta jika ia sudah meninggal nanti agar jasadnya dibawa dengan kuda sejauh-jauhnya jarak yang dapat ditempuh ke arah musuh dan di sanalah ia ingin dikebumikan. Ah, rupanya Abu Ayyub ingin mendengar derap langkah kuda yang membawa kemenangan umat Islam sebagaimana yang dijanjikan Rasulullah. Derap pasukan yang dipimpin al-Fatih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s