KisahSahabat · reblog

#lebihdekatdengansahabat 26: Miqdad bin ‘Amr

oleh Muhammad Akhyar

Seperti kata pepatah lama “tak kenal maka tak sayang”, pada Ramadan kali ini saya akan mencuplik beberapa kisah ringkas sahabat Rasulullah. Mengapa ringkas? Karena saya sangat menyadari di sini bukan tempatnya untuk berpanjang-panjang menguraikan sesuatu. Disajikan ringkas karena memang sifatnya perkenalan. Tentu saja untuk mengenal lebih dalam, teman-teman saya harap bisa mencari sumber lain yang pastinya bertebaran di luar sana. Oh iya, literatur yang saya gunakan untuk tulisan ini adalah “Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah” karya Khalid Muhammad Khalid yang tersohor itu. Selamat berkenalan,:).

Di hari ke dua puluh enam Ramadan ini kita akan membahas seorang sahabat yang merupakan orang ketujuh yang menyatakan keislamannya secara terang-terangan. Ia dikenal sebagai orang yang pertama memacu kudanya dalam perang membela agama Allah. Ya, kali ini kita akan mencuplik kisah sahabat nan mulia, Miqdad bin ‘Amr.

Kita akan akan langsung melihat sosok Miqdad yang luar biasa di musyawarah yang dilakukan Rasulullah. Kala itu musyawarah dilakukan untuk membahas apa yang harus dilakukan orang-orang Muslim di Madinah menghadapi orang-orang Quraisy dari Mekkah, sementara kekuatan Muslim di Madinah juga belumlah seberapa. Dan harap dicatat sebelum ini belum pernah sejarah mencatat orang-orang Muslim melakukan peperangan. Ini adalah pengalaman pertama, ini adalah masa ketika Muslim masih lemah kekuatannya.

Saat-saat seperti inilah Miqdad ambil bicara,

“Duhai Rasulullah. Teruslah laksanakan apa yang dititahkan Allah dan kami akan bersama anda. Demi Allah kami tidak akan berkata seperti yang dikatakan Bani Israil kepada Musa, ‘Pergilah kamu bersama Tuhanmu dan berperanglah, sedang kami akan duduk menunggu di sini.’ Tetapi kami akan mengatakan kepada anda, ‘Pergilah anda bersama Tuhan anda dan berperanglah, sementara kami ikut berjuang di samping anda.

Demi yang telah mengutus anda membawa kebenaran. Seandainya anda membawa kami melalui lautan lumpur, kami akan berjuang bersama anda dengan tabah hingga mencapai tujuan, dan kami akan bertempur di sebelah kanan dan di sebelah kiri anda, di bagian depan dan di bagian belakang anda, sampai Allah memberi anda kemenangan.”

Inilah kata-kata yang mengandung keimanan, kesetiaan, kepercayaan, dari seorang sahabat ke sahabatnya yang lain. Kata-kata yang mampu menggetarkan siapa pun yang mendengarnya. Dan tentu saja kata-kata ini membuat wajah Rasulullah berseri-seri, sementara dari mulutnya yang mulia keluar doa-doa untuk kebaikan Miqdad.

Inilah dia Miqdad, orang yang disebut Ibnu Mas’ud,

“Saya telah menyaksikan perjuangan Miqdad, sehingga saya lebih suka menjadi sahabatnya dari pada segala isi bumi ini.”

Inilah Miqdad, orang yang begitu mengerti bahwa amanah adalah sebuah tambahan tanggung jawab yang harus dipikul, alih-alih kesempatan untuk mengambil keuntungan. Suatu kali ia diangkat Rasulullah sebagai pemimpin di sebuah daerah. Tatkala ia kembali dari tugasnya, Nabi bertanya,

“Bagaimanakah pendapatmu menjadi Amir?” Dengan kejujuran dijawabnya, “Anda telah menjadikan daku menganggap diri di atas semua manusia sedang mereka semua di bawahku. Demi yang telah mengutus anda membawa kebenaran, semenjak saat ini saya tak berkeinginan menjadi pemimpin sekalipun untuk dua orang, selama-lamanya.”

Ya, begitulah Miqdad. Orang yang senantiasa mendendangkan hadits Rasulullah,

“Orang yang berbahagia ialah orang yang dijauhkan dari fitnah.”

Dan tak salahlah, Rasulullah menyampaikan hal ini kepadanya,

“Sungguh, Allah telah menyuruhkan untuk mencintaimu, dan menyampaikan pesan-Nya padaku bahwa Ia mencintaimu.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s