Dear · Meracacacau · rumah

Fika :)

Fika (7yo),
“Ka Octa, ka Octa kelas berapa?”

Liza (12yo),
“haha fika, ka Octa kan udah kerja. Udah ga sekolah lagi”

..orang yang sedang dibicarakan cuman senyam senyum ga jelas, karena bahagia ditanya “kelas berapa”, it’s mean muka nya sama perawakannya (include BB nya :P) masih cocok buat jadi teman se angkatan kakak kakak kelas 11 atau 12 sekarang -pikirnya- wkwkwk 😛

Fika,
“Ooh, uhmm.. ka octa udah punya suami belom?”

(((yah dek, napa nanya kesitu sih 🙈🙈🙈)))

“ka octa, ka octa.. nanti kalo ka octa punya anak. Aku mau main sama anaknya ka octa ya :)”

(((iyaaakkkk boleh bangat fika 😂😂😂)))

♡♡♡

Fika,
adik cantik yang sejak beberapa waktu yang lalu masuk kedalam list doa saya 🙂

berdoa semoga Allah menunjukkan jalan Nya untuk saya dan Fika bisa kenalan dan bisa dekat 🙂

Diusia yang masih kecil,
Fika sudah piatu, Mama nya meninggal beberapa tahun yang lalu :“(

Semenjak itu,
kata Adik saya, dia jadi lebih pendiam dan jarang terlihat main di luar rumah. Kasihan :”(.

Fika, si bungsu. Sepeninggal mamanya, Fika hanya bertiga dengan Ayahnya dan Abangya. Abangnya Fika namanya Afif (9yo). Kalo ga main sendiri di rumah, biasanya Fika suka ngikutin abangnya main. Padahal abangnya suka main nya sama anak anak cowok sebayanya :“(.

QadaruLlah,
Sebulan yang lalu, ada dua adik kecil yang datang dan pengen ikutan ngaji bareng ba’da maghrib di Masjid sebelah rumah :). Satunya Khadijah (6yo), saya sudah kenal. Tapi yang satunya saya kayak baru pertama kali melihatnya.

“Fika” jawab si adik yang satu saat saya menanyakan namanya. Dan saat itu saya belom juga sadar kalo ini Fika, anaknya Bang Akim yang saya pintakan ke Allah untuk di dekatkan dengan saya dan anak anak yang ngaji di Masjid :).

Ada yak?,
Berdoa sama Allah, minta untuk didekatkan dengan seseorang yang bahkan belum tahu namanya, wajahnya dan karakternya seperti apa? :D.
Ada lah :“).

Karena masih belum sadar, setelah tanya nama, saya pakai nanya rumahnya dimana juga, -padahal tetangga :P-

“rumahnya di sebelah rumah Pak RT mba” jawab Rindu (11yo), karena si Fika yang ditanya hanya diam sambil senyum senyum manis malu gitu 😀

Sepulang ngaji, saya baru tanya ke adik saya, “dek, emang ada ya anak kecil yang rumahnya deket Pak RT namanya Fika?”. “Iiih mbaa, itu mah Fika, anaknya Bang Akim”. Jawab Adik saya.

Dan saat itu saya baru tersadar :“).

MaasyaaLlah :”).
Tentu ini tak lepas dari kehendak Nya :“)

Saya yang bahkan ga punya ide sama sekali untuk bisa mencoba dekat dengan Fika.

Saya yang rada introvert, ga pernah main main ke rumah tetangga. Deketnya sama bocah bocah doang :P. Fika nya juga pendiam dan jarang main ke luar rumah. Bahkan wajahnya aja saya baru tahu :D.

Maha Baik Allah yang mempertemukan saya dan Fika di tempat yang baik, di masjid sebelah rumah. Juga di waktu dan momen terbaik, saat mengaji bersama ba’da Maghrib 🙂

MasyaaLlah,
Maha Besar dan Maha Baik Allah atas setiap Kuasa dan takdir-takdir indah Nya :”)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s