Harta Karun · Hikmah · reblog

Perempuan; Menjadi Fitnah atau Perhiasan?

oleh Lanina Lathifa

 الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ

“Wanita yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap seorang dari keduanya seratus kali dera…” (QS. An-Nuur: 2)

Coba perhatikan. Dalam ayat ini, wanita disebutkan terlebih dulu dari laki-laki. Apakah ini hanya kebetulan?

Sama sekali tidak. Susunan kalimat, kata, huruf, atau bahkan harokat (bunyi vokal) dalam Al-Qur’an begitu bermakna. Beginilah kemukjizatan Al-Qur’an; kalamullah.

Lalu pada potongan ayat di atas, mengapa penyebutan wanita didahulukan?

Sungguh, hal ini menjadi ibrah (pelajaran) bagi kita, bahwa…

Rusaknya akhlak/moral wanita berpotensi menjadi penyebab utama perzinaan di lingkungan masyarakat.

Mengapa?

Berbeda dengan makan dan minum yang dorongan nafsunya berasal dari dalam. Syahwat seksualitas adalah insting manusia (terutama pada laki-laki) yang muncul karena dorongan dari luar. Dorongan dari luar tersebut tidak lain adalah fitnah wanita.

Oleh sebab itu, ayat tersebut seolah memberi isyarat bagi manusia, bahwa jika ingin membersihkan suatu masyarakat dari perzinahan, maka langkah yang pertama harus dilakukan adalah membina dan memperbaiki akhlak/moral para wanitanya…

Sungguh, ada 2 peluang kebaikan dan keburukan yang terbuka lebar bagi perempuan; menjadi sebaik-baik perhiasan yang menjaga kemuliaan dirinya –yang membuatnya lebih indah daripada bidadari surga–, atau menjadi sebesar-besar fitnah yang menjatuhkan kehormatan diri sekaligus musibah bagi lawan jenisnya.

والله اعلم

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s