Harta Karun · Hikmah · Meracacacau

Fighting!

69109010
Camellia japonica (image from here)

Camellia japonica.

Cantik yah 🙂
kalau kita lihat sekilas, bunganya mirip bunga mawar yak :), tapi namanya mirip kayak nama tumbuhan teh 🙂 dan taraaaraa si geulis ini emang masih saudaraan sama Camellia sinensis si teh. Lihat saja mereka pakai nama marga yang sama  🙂

Ada apa gerangan dengan Camellia japonica?
Camellia japonica is one of the best known species of the genus Camellia. Sometimes called the “Rose of winter”. Yuppp Rose of Winter 🙂. Jadi selain kawaii, doi juga sangat strong. Buktinya dia bisa dan malah justru berkembang dimusim dimana kebanyakan dari makhluk-makhluk sejenis nya akan berdormansi (tidur sementara).

Kalau kata ka ayu,
“Saya kaguuuuuum sama si camelia ini, kalau jadi manusia pasti saya bakal naksir. Camelia ini rendah hati banget bunganya, di Jepang ada di mana-mana tapi kalah ngetop sama sakura dan tulip. Bunganya juga tabah banget, dikasi musim salju dan angin dingin juga masih cantek mekarnya, tidak hanya sehari atau seminggu, mekarnya bahkan mungkin sekitar 2 bulan lebih”.

Selanjutnya,
Ayo saya ajak kenalan juga sama geng nya Cold hardy citrus 🙂

tumblr_nherye3ddv1t15h2ho1_1280
Cold hardy citrus (image from here)

Cold hardy citrus?
Cold hardy citrus is a general term describing citrus with increased frost tolerance which may be cultivated far beyond traditional citrus growing regions. Citrus species and citrus hybrids typically described as cold-hardy generally display an ability to withstand wintertime temperatures below −5 to −10 °C. wow bangat yah, masyaaLlah 🙂

Beberapa anggota geng Cold hardy citrus yang terkenal diantaranya Chinotto (Citrus myrtifolia), Calamondin (× Citrofortunella microcarpa), Nippon Orangequat (Fortunella crassifolia x Citrus unshiu), dan eh juga ada si Kumquat (Citrus japonica) << nama belakangnya samaan sama si Camellia 😛 emang branded bangat yak!, ga cuman elektroniknya, tumbuhannya pun juga 😀

Terus apa kesimpulannya? Apa hikmahnya?

🙂

Beberapa waktu yang lalu saya sempat bangat terinspirasi dengan beberapa orang yang Allah takdirkan saya membaca kisah hidupnya lewat buku. Yang pertama adalah Muhammad Zulfikar Rakhmat, seorang mahasiswa doktoral di University of Manchester.

Ada yang berbeda dari Fikar,
Dia lahir tanpa tangisan. Asphyxia neonatal mengalahkan syaraf-syaraf tubuhnya. Tanpa syaraf tangan dan ujung lidah yang tidak berfungsi sempurna. Fikar difabel, tapi Allah menjadikannya istimewa karena dia juga mengistimewakan dirinya dan tak pernah mengecilkanya :).

Yang kedua ada Bapak Handry Satriago, beliau CEO termuda GE (General Electric) Indonesia yang merupakan bagian dari GE Company, perusahaan yang didirikan oleh Issac Newton dan juga salah satu perusahaan terbesar dan tertua di dunia.

Ada yang berbeda dengan Bapak Handry,
Pada usia 18 tahun ia terkena penyakit kanker getah bening yang membuatnya harus memakai kursi roda hingga sekarang. Iyah sampai sekarang, beliau memimpin GE Indonesia dengan kursi rodanya. 🙂

Tetiba teringat waktu kuliah Biokimia Bahan Alam.

Salah satu sebab kenapa kemudian Allah memberikan banyak kandungan metabolit sekunder^ pada tumbuhan tertentu adalah karena salah satu ciri dari Makhluk Hidup yang bernama tumbuhan adalah ketidak mampuannya untuk berpindah tempat.

Maka jika manusia atau hewan berada dalam sebuah kondisi yang mengancam, baik manusia ataupun hewan bisa bergerak untuk melawan (mempertahankan diri) atau bergerak untuk menghindar (kabur :p).

Tumbuhan berbeda. Tapi Allah yang Maha Sempurna dalam setiap penciptaannya tak begitu saja menciptakan tumbuhan tanpa bekal untuk mempertahankan diri dari ancaman. Malah ya kalo dipikir-pikir tumbuhan bisa lebih keren daripada hewan atau manusia. Kalo hewan dan manusia bisa punya pilihan untuk kabur, tumbuhan ga punya pilihan lain selain untuk menghadapi segala ancaman yang ada di hadapanya :). Lha iya, kan ga bisa kabur juga 😛

Tumbuhan saja Allah ciptakan sepaket dengan metabolit sekundernya yang membantunya untuk bisa survive, bertahan hidup dari segala macam ancaman selama hidupnya :).

Maka apalagi manusia, yang Allah embankan titah sebagai khalifah di muka bumi ini, yang Allah ciptakan dengan sebaik-baik penciptaan, yang Allah tinggikan derajatnya diantara makhluk-makhluk Nya yang lain. Sudah pasti Allah pun ciptakan seperangkat kemampuan kita sebagai manusia untuk bisa survive menjalani setiap ancaman selama kita hidup :). Termasuk ancaman keimanan.

Nah!
Pernah ga sih, kadang-kadang kita merasa kalo Allah memberikan kita jalan yang tidak dapat atau susah bangat untuk kita mengerti. Kita jadi ragu kepada-Nya karena menurut kita ada cara yang lebih baik daripada cara yang dipilihkan-Nya saat ini,.

‘Ada yang bilang seperti ini’,

 

“mungkin sekarang kita meragukan jalan yang dipilihkan Allah untuk kita, tapi kalau seandainya kita diberi lorong waktu untuk melihat konsekuensi dari setiap pilihan dalam hidup kita, bukan tidak mungkin kita akan tetap memilih jalan yang sudah dipilihkan Allah ini, karena ternyata memang itulah yang terbaik! :)”

Have faith! 🙂

—-

Hehe, ini tulisan random bangat 😛

Dari bunga ke jeruk ke mahasiswa S3 University of Manchester ke CEO GE Indonesia dan sampai ke materi kuliah BBA 🙂

Intinya saya hanya ingin mengingatkan diri untuk mencoba mengais hikmah dari salah satu penciptaan Nya, Camellia japonica dan Cold hardy citrus. Betapa mereka dapat menerima dengan sebaik-baik penerimaan atas apa yang sudah Allah tetapkan padanya. Dan tidakkah mereka bisa dijadikan symbol ketangguhan?. Tetap berbunga dan berbuah dalam kondisi yang ekstrim sekalipun. Tetap memberikan kebermanfaatan dimanapun dan dalam kondisi apapun :).

See,
Semuanya tidak terpengaruh dari dimana kita berada,
dalam kondisi apa kita sekarang,
dengan siapa saat ini kita bersama,
semuanya hanya dipengaruhi oleh satu hal,
kepada apa/siapa kita menggantungkan hidup kita ini 🙂

“Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu”
(QS. Al-Ikhlas ayat 2)

.
.
.
Referensi inspirasi:
tentang Handry Satriago >> Leiden! Karya Dea Tantyo
tentang Muhammad Zulfikar Rakhmat >> Inilah Jihadku karya Muhammad Zulfikar Rakhmat
tentang Camellia japonica dan Cold hardy citrus >> Wikipedia.com 😛 dan biodiversity.com
tentang metabolit sekunder >> materi kuliah BBA (Biokimia Bahan Alam)

^ Metabolit sekunder adalah senyawa metabolit yang tidak esensial bagi pertumbuhan organisme dan ditemukan dalam bentuk yang unik atau berbeda-beda antara spesies yang satu dan lainnya. Senyawa ini juga tidak selalu dihasilkan, tetapi hanya pada saat dibutuhkan saja atau pada fase-fase tertentu. Fungsi metabolit sekunder adalah untuk mempertahankan diri dari kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan, misalnya untuk mengatasi hama dan penyakit, menarik polinator, dan sebagai molekul sinyal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s