Dear · Ukhuwwah

dear adik sholiha :”)

Bismillah..

mari, mari, mari..
saya perkenalkan dengan salah satu adik sholiha yang pernah saya kenal 🙂
namanya Ayuni Azizah (haha sengaja nyebut merk),

kita pernah berada dalam rahim yang sama 😛
rahim rohis Al Ashr :”)

ditahun saat saya lulus dan berangkat merantau ke kota Solo,
adik sholiha ini baru menginjakkan kakinya di SMA almamater saya sebagai siswa baru kelas 10 🙂

saya lupa tepatnya kapan pertama kali saya bertemu dengannya,
mengingat saya yang cukup lama merantau dan tidak aktif dalam kepengurusan forum alumni rohis saat itu,
tapi saya ingat pertemuan yang untuk pertama kalinya kita janjian bertemu untuk berangkat bareng dalam sebuah acara yang berkaitan dengan pengelolaan dakwah sekolah.

“dek, kakak pakai jilbab coklat yah” pesan saya via whatsapp saat itu, memberikan informasi karena saya belum tahu wajahnya.

Walaupun dalam beberapa kesempatan, ternyata saya sudah pernah bertemu dengannya 😛

“iiihh ta, kamu pernah tahu ketemu ayuni. Dia yang datang bareng eni sama ka astria ke nikahan aku” kata ocha, ketika saya tanyakan padanya pernah atau tidaknya kira-kira saya bertemu langsung dengan ayuni 😀

“ayuni tahu kok kak octa yang mana :”), begitu juga ucap si adik sholiha mengkonfirmasi. Haha ini berarti sayanya yang dudul 😛

***

“ka, maaf ya ayuni kurang amanah”
“maaf ya kak ayuni belum bisa bantuin”
dan ucapan-ucapan permintaan maafmu yang lain.

aaiih adik sholiha,

Siapa coba yang mau datang jauh-jauh dari Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ke Perumnas Klender, Jakarta Timur pagi-pagi dengan menggunakan commuterline terus lanjut berjalan kaki menuju sekolah, dengan waktu perjalanan yang tak sebentar, hanya untuk pertemuan sejam dua jam, yang itu juga belum pasti akan ada pertemuannya. Karena seringnya adik-adik banyak yang tak berkabar. Gak dibayar pula, ndak ada ganti uang transport juga 😛

Siapa pula yang mau capek-capek menyusul datang di siang bolong ke sekolah, hanya untuk mendampingi sebuah acara pergantian kepengurusan rohis SMA. Awalnya sendirian pula perwakilan dari alumni akhwat yang datang, sampai ba’da maghrib pula mendampinginya. Hujan-hujanan pula pulangnya. Ndak dikasih makan siang pula :P.

Siapa yang bersedia untuk datang lebih awal dan pulang belakangan untuk membantu mempersiapkan sebuah acara silahturrahim akbar temu alumni rohis sekaligus ifthor jama’i di ramadhan beberapa bulan yang lalu, setelah hampir sebagian besar pulang seba’da makan, dirinya masih sibuk merapihkan dan membersihkan sisa-sisa keberantakannya. Bahkan saat hanya tersisa keluarga si tuan rumah dan beberapa kakak alumni yang sedang bersiap untuk pamit pulang, dia masih riweh membersihkan karpet bekas alas duduk tadi. Setelahnya, kita berjalan kaki menuju masjid terdekat. Masjid Raya Al Azhar di depan Walikota Jakarta Timur, yang walau kubah masjidnya sudah kelihatan dan terlihat dekat, namun tetap berhasil membuat lelah untuk sampai di dalamnya.

Siapa yang mau melakukan itu semua?

Iya siapa yang mau?

tapi adik sholiha ini dengan tulus melakukannya.

“ayuni mau berkontribusi kak ke sekolah, bagaimana caranya?”, begitu tanyanya saat itu dan dengan apa yang dia lakukan sampai dengan saat ini, benar-benar menunjukkan kesungguhan dari pertanyaannya saat itu.
***

sholihnya dirinya tidak hanya tercermin dalam akhlaknya :”)
adik sholiha ini benar-benar memiliki keistimewaan yang membuat iri siapapun muslimah yang mengetahuinya :”)

“ayuni telat kuliah ka, setelah lulus SMA ayuni menghafal dulu”

:”)
iyaa adik sholiha ini baru masuk kuliah,
disaat teman-teman seangkatannya mungkin ada yang sudah lulus menyandang gelar sarjana atau sedang berkutat menyelesaikan tugas akhirnya.

Adik sholiha ini masih semester dua di kampusnya, di jurusan Tafsir Qur’an dan Hadist.

wow keren kan :”))

ini yang bikin saya jiper gitu kalo ngomongin tentang Al Qur’an sama dia, haha 😀
tapi ini juga yang bikin saya kadang suka sering bertanya-tanya ke adik sholiha, tentang apapun yang berkaitannya dengan Al Qur’an :”), *konsultasi tahsin gratis 😛

Terus,
sudah berapa banyak yang dihafalnya?

saya pernah keppo,
dan bertanya langsung padanya tentang hafalannya,
“belum kak, belum hafal semuanya kok”, jawabnya malu-malu.

***

“ Oia.. Sabtu kakak mau datang gak?”
“Ayuni ngadain tasmi’ 30 juz di rumah”

:”)
kalau mungkin dibeberapa keluarga menyelenggarakan sebuah pengajian beberapa hari sebelum hari akad pernikahan, si adik sholiha ini memilih sebuah cara istimewa dalam mengisi hari-hari menjelang terucapnya mitsaqon ghaliza :”)

iya, alhamdulillah ahad pekan ini, si adik sholiha akan melangsungkan sunnah bersejarah :”)).
dengan masa khitbah yang cukup cepat. Awal bulan khitbah, dan di akhir bulan akad :”)),
plus plus nya lagi, dua pekan dari tanggal 17-28 dia sedang mengikuti Ujian Tengah Semester di kampusnya, dan stay tinggal di kostnya :”), what a hectic month 😀

***

baarakallah Ayuni :”)

semoga selalu dalam keberkahan hingga, saat dan setelah akad. Dan terus mengalirkan kebaikan dari pernikahannya, sampai nanti setelah usai kisahnya di dunia :”)

Semoga pernikahannya menjadi surga sebelum surga sebenarnya. Menghidupi lebih hidup daripada kehidupan sebelumnya, yang senantiasa menyebarkan kebaikan dari keduanya :”)

Semoga Allah menumbuhkan kasih sayang diantara ayuni dan suami, mengikatnya dengan iman, menyuburkannya dengan berkah dan membuahinya dengan amal. Serta menjadikan pernikahan ini sebagai berkah bagi dunia dan seisinya, aamiin :”))

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s